Akad Nikah: Kisah Pengantin Jawa Jejadian

December 27, 2009 at 12:24 pm Leave a comment

Okay…masih manusia seutuhnya kok! Ini berdasarkan komentar Tante Tatiek, bahwa saya SAMA SEKALI ngga bisa diem. Hehehehe :D

Berawal dari pertemuan pertama dengan Tante Tatiek waktu mau Siraman, beliau dan kru Firma Melati memang datang lebih cepat dari jadwal, sementara Mba Dewi heboh ngurus bunga dan printilan siraman, tante Tatiek masih duduk anteng, nungguin saya yang sibuk mondar-mandir (ini juga udah lupa ngurus apa sebenernya) malahan sibuk nanya, “Tante udah makan? Makan aja dulu ya…” sambil mengangsurkan nasi Box dari Bu Endang apa siapa lah gitu..

Hari kedua, pas akad nikah.. jam 4 pagi si CPW udah keliling rumah sambil nunjuk-nunjuk bunga yang udah layu, dan manyun minta diganti. Abis itu dengan kesadaran tinggi, manasin bakso dan nasi buat sarapan. Walau hanya ketelen dua suap, yang penting perut terisi. Begitu Tante Tatiek dan kru datang, saya malah keukeuh maksa mereka ngemil roti dulu. Minimal minum teh! Hahahahahahaha… padahal alasan! Grogi boooooo

Entry filed under: Adat, make up artist. Tags: , .

Review#6: Kebaya Akad *Barli Asmara* Pancake Craze

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Daisypath Anniversary tickers
Lilypie Breastfeeding tickers
Lilypie First Birthday tickers

Recent Posts


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.